RSS

Kortikosteroid Pada Pasien Asma Dengan Kehamilan

07 Mar

Kortikosteroid inhalasi efektif untuk menangani asma dan merupakan obat pilihan pertama. Stenius- Aarnila dkk melaporkan terapi dengan kortikosteroid inhalasi mencegah serangan asma akut selama kehamilan. Kortikosteroid inhalasi memiliki efek antiinflamasi dan meningkatkan sensitivitas sistem bronkus terhadap obat-obat beta adrenergik. Obat-obat yang termasuk kortikosteroid inhalasi adalah beclomethasone dipropionate, budesonide, flunisolide, fluticasone propionate, mometasone, dan triamcinolone acetonide.Kortikosteroid topikal mempunyai efek samping minimal atau tidak punya sama sekali. Hanya dosis tinggi kortikosteroid inhalasi yang memiliki efek samping, khususnya supresi adrenal, misal beclomethasone pada dosis 1500 μg atau lebih.

Kecuali beclomethasone diprlopionate, semua kortikosteroid inhalasi masuk ke sistem sirkulasi sebagai obat aktif yang tidak berubah. Beclamethasone dipropoonate mengalami first-pass aktivation di hidung dan paru. Kesemua obat itu secara cepat di absorpsi. Kortikosteroid di ketahui menyebabkan cleft palate pada mencit. Tidak ada bukti kuat menyebabkan efek teratogenik pada manusia.

Beclamethasone telah dipakai bertahun-tahun pada wanita hamil tanpa di temukan bukti efek samping pada kehamilan atau perkembangan janin. Pada beberapa penelitian yang besar mencakup 6000 wanita hamil, tidak ditemukan insiden peningkatan malformasi kongenital latau efek samping kehamilan lainnya. Penggunaan kortikosteroid inhalasi pada wanita hamil tidak mengganggu perkembangan janin. Dosis tinggi kortikosteroid sistemik untuk periode lama dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan janin, dan sebaiknya dihindari. Pada kasus dibutuhkan dosis yang lebih tinggi, sebaiknya perkembangan janin di monitor selama terapi.n b

Beberapa penulis menemukan  pada wanita hamil yang mengkonsumsi kortikosteroid oral memiliki peningkatan resiko gangguan hipertensi. Kortikosteroid oral juga dipakai pada pasien hamil dengan asma, suatu kesulitan untuk menghindari efek obat sedangkan obatnya dibutuhkan untuk terapi asma. Penulis tersebut menyimpulkan, jika indikasi diberikan tidak ada alasan untuk menghindari pemberian kortikosteroid oral pada wanita hamil. Rahimi dkk tidak dapat mengkonfirmasi meningkatnya resiko hipertensi dengan pemberian kortikosteroid inhalasi.

Kortikosterion intranasal effektif dalam menangani rhinitis alergi, Aman dan tidak ada efek samping. Bioavailabilitasnya lebih tinggi daripada inhalasi, sehingga direkomendasikan dosis untuk rhinitis alergi lebih rendah. Untuk alasan ini, beclamethasone aman buat kehamilan. Data hasil dari paparan budesonide intranasal pada wanita hamil terbatas, tetapi studi farmakologis tidak menunjukan paparan sistemik sesudah pemberian intranasal, aman bila dibandingkan dengan budesonid inhalasi.

Rekomendasi

Kortikosteroid inhalasi obat lini pertama untuk terapi asma pada wanita hamil. Penggunaan beclomethosan atau budesonid lebih dipilih, sebab telah secara luas dipakai pada kehamilan dan aman. Penggunaan kortikosteroid sistemik seperti prednison dan  prednisolon, di indikasikan pada kehamilan dengan asma akut eksaserbasi. Pada penggunaan jangka panjang, di rekomendasikan agar perkembangan janin dan fungsi adrenal di monitor, khususnya pada penggunaan dosis tinggi. Untuk rhinitis alergi, kortikosteroid intranasal bisa di pakai. Penggunaan kortikosteroid inhalasi atau sistemik pada trimester pertama tidak diindikasikan untuk terminasi   kehamilan atau diagnostik invasif.

Di terjemahkan dari buku Drugs During Pregnancy and Lactation Karangan Christof Schaefer, Paul Peters, and Richard K. Miller Hal 66-67

Semoga Bermanfaat

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 7, 2011 in Obat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: